Welcome To My Blog! Jangan Lupa Untuk Like dan Share Fanspage Di Bawah Ya! Langsung ke konten utama

APPGINDO Menanggapi Kebijakan Pemkot Bandarlampung Terkait Gelaran Pernikahan di Era Pandemi

#advetorialpubliklampung

Bandarlampung - publiklampung.com -- Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Perlengkapan Pernikahan Indonesia (APPGINDO) Lampung meminta kejelasan atas adanya surat edaran dari Walikota Bandarlampung, Herman HN mengenai pembatasan dalam resepsi pernikahan. 

Surat edaran Walikota Bandarlampung, Herman HN nomor 360/138 tanggal 25 Januari tentang pembatasan kegiatan acara atau pesta di wilayah kota Bandarlampung diterbitkan membuat vendor wedding terancam gulung tikar. 

Ketua APPGINDO Provinsi Lampung, Mardya Tuti, mewakili para vendor wedding lampung mengatakan jika walikota harus segera membuat pertimbangan atas ketetapan tersebut.

"Kami yang terdiri dari beberapa organisasi vendor pernikahan seperti Aspedi, Hastana, Katalia & Tiara Kusuma meminta kepada pak walikota untuk mempertimbangkan kebijakan tersebut," kata Mardya Tuti saat jumpa pers di Hotel Emersia Lampung, Kamis (28/1).

Satu sisi surat edaran walikota tersebut bermaksud menekan angka penyebaran virus Covid-19, akan tetapi perlu adanya kejelasan berapa lama waktu pembatasan tersebut. sehingga tidak merugikan pihak vendor wedding.

Harapannya Walikota Bandarlampung, Herman HN bisa memahami apa yang dirasakan oleh pihak WO.

Termasuk kapasitas tamu undangan, APPGINDO selalu mentaati asal tahu kapan waktu pernikahan ini bisa dilangsungkan, sehingga APPGINDO ingin menyatukan persepsi atas pembatasan kebijakan tersebut. 

"Kami menanyakan kapan waktu pembatasnya ini apa mau disetop apa diteruskan," kata Tuti.

Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Lampung yang diwakili oleh Sekretaris PHRI, Friandi Irawan juga menyampaikan hal senada. PHRI juga bingung dengan kebijakan Walikota Bandarlampung, Herman HN dengan pembatasan prosesi pernikahan sampai kapan dilangsungkan kembali. 

Khusus hotel di provinsi Lampung mendapatkan CHSE yang diterbitkan Kementerian Pariwisata dan Ekraf. 

"Kita juga sudah diaudit kesehatan, dari awal pandemi tidak ada klaster dari hotel dan restoran," katanya.

Diharapkan kepada pemkot Bandarlampung untuk merevisi kebijakan yang mulanya hanya memperbolehkan 50 orang dalam waktu 2 jam menjadi 300 orang dalam setiap acara dengan waktu 5 jam lamanya. 

Para vendor wedding pun, bersiap dan berkomitmen untuk melakukan protokol kesehatan yang terbaik kepada seluruh peserta acara pernikahan. Mereka juga meminta pemerintah, untuk memberikan kelonggaran kapasitas peserta pernikahan, sesuai dengan luas area pelaksanaan pesta.(/adv)


Editor : Ikol Mokoagow
Reporter : Dyah Ayu
Released © publiklampung.com

2522x Dibaca

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pie Susu Khas Bali Kini Tersedia Di Respie Susu Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Pie susu merupakan makanan khas Bali atau cemilan yang memiliki tekstur renyah di pinggir dan lembut di tengah, yang biasanya terbuat dari campuran susu dan telur. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Bali, Bagi masyarakat Lampung yang ingin juga merasakan sensasi nikmatnya pie susu, kini di Bandar Lampung sudah tersedia outlet pie susu dengan nama Respie Susu yang beralamat di Jalan Way Kandis, Gang Cempaka No. 8, Bandarlampung. Berawal dari hobi, Restiani Damayanti (25), selaku owner dari Respie Susu menyatakan jika ia memulai bisnis kulinernya sejak awal tahun 2015 silam. "Awalnya cuma motivasi aja, karena basic nya suka baking dan ingin jadi pengusaha. Lalu iseng aja awalnya, waktu kuliah coba untuk sambil jualan pie susu online. Ternyata alhamdulillah bisa diterima pasar dan bertahan sampai sekarang." Ujarnya, Rabu (3/2) Selain Pie Susu, Respie susu juga menyediakan menu lainnya seperti Brownies kukus, Tart, dan juga baked cheesepie. Dibandr...

UMITRA Indonesia Gandeng PMI Gelar Donor Darah

Donor Darah Umitra Indonesia 2019 BANDAR LAMPUNG (publiklampung.com) , Palang Merah Indonesia dan  Universitas MITRA Indonesia menggelar donor darah masal, Kamis (10/01). Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diharapkan dapat membantu sedikit permasalahan PMI dalam menyediakan pasokan stok darah salah satunya korban tsunami Lampung Selatan. Dalam acara donor darah, Universitas MITRA Indonesia mengambil lokasi di pelataran parkir UMITRA di Jl.ZA. Pagar Alam No.7 Gedung Meneng  Rajabasa Bandar Lampung sebagai spot donor darah kali ini. Tidak kurang sedikitnya lebih 50 kantong darah terkumpul pada event yang merupakan kegiatan rutin dari salah satu Organisasi Kemahasiswaan yaitu BEM dan MAPALA Universitas MITRA Indonesia. Presiden BEM UMITRA Indonesia, Adityo didampingi ketua Umum Mapala, Yohanes mengatakan minimnya ketersediaan bank darah di UPT PMI tiap harinya menjadi latar belakang acara kali ini berlangsung. "Ini sebenarnya kegiatan rutin kita dan  kami ingin men...

Liburan Natal Tahun Baru, Konsumsi Pertamax dan Pertalite di Tol Trans Sumatera Naik

  Palembang, 24 Desember 2020 - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), mencatat adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol Trans Sumatera di masa Satgas Nataru jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Dimasa Satgas Nataru 2020-2021, secara total, penjualan BBM mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 30,4% dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020. Peningkatan tersebut dipicu seiring dengan mulai banyak beroperasi nya sarana transportasi umum dan peningkatan aktivitas kendaraan pribadi jelang Natal dan Tahun Baru 2020-2021. Dimana berdasarkan data yang diberikan oleh PT. Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol ruas Bakaheuni - Terbanggi Besar - Pematang Panggang, arus kendaraan yang melintas tol trans Sumatera naik 12,5% menjadi 28.806 kendaraan. Pertamina menjamin ketersediaan dan ketahanan stok BBM di sepanjang SPBU tol tran...
Terima Kasih Telah Berkunjung!