Welcome To My Blog! Jangan Lupa Untuk Like dan Share Fanspage Di Bawah Ya! Langsung ke konten utama

Denik Bisnis Fashion Dengan Mengikuti Perkembangan Tren Masa Kini

Bandarlampung - publiklampung.com --  Bisnis di bidang fashion banyak sekali saat ini digeluti banyak orang, dari kalangan anak muda hingga dewasa banyak sekali yang mengunjungi bisnis fashion karena menginginkan untuk memiliki barang yang sedang buming pada saat ini.

Salah satu bisnis yang bergerak dibidang fashion adalah Denik, Denik adalah bisnis yang menjual pakaian wanita yang sesuai dengan tren sekarang, selain itu Denik juga menjual beberapa aksesoris lainya, Denik terletak di Mall Boemi Kedaton lantai 3 dan berdekatan dengan XXI Mall Boemi Kedaton Bandar Lampung, Selasa, (2/2).

Dalam wawancaranya, Owner Denik, Yuni, mengatakan bahwa di Lampung khususnya saat ini sedang buming atau sedang maraknya bisnis fashion, maka dari itu Denik terus mengembangkan bisnis ini sesuai mengikuti tren yang ada, Selasa, (2/2).

“Kami Berawal dari buka tutup bagasi mobil di PKOR dan seiiring berjalanya waktu sudah tidak ada lagi yang berjualan dan tidak dibolehkan lagi, akhirnya kita memberanikan diri untuk mengikuti buka Bazar di Mall Boemi Kedaton pada tahun 2016, dan Alhamdulillah seiring berjalanya waktu kita dapat toko 2 tahun lalu tepat di tahun 2019,” ujarnya.

Fashion di Lampung cukup berkembang pesat, hal ini pula menyebabkan dampak positif untuk para pebisnis fashion , para pengunjung akan selalu mencari fashion yang akan mereka pakai dan sesuai dengan tren saat ini.

Yuni melanjutkan, Pengunjung disini juga sudah sampai ke luar kota bahkan luar daerah juga, karena fashion di lampung saat ini sedang digandrungi, untuk kita disini menjual produk fashion mulai dari harga bandrol Rp.100.000 hingga Rp. 300.000.

Di Denik sendiri memiliki produk terfavorit yaitu celana Jeans wanita, serta beberapa baju unggulan lainya yang ada. 

“Saat pandemi ini Alhamdulillah ya, pendapatan kita masih ada walaupun belum stabil biasanya pendapatan di hari normal mencapai Rp. 80.000.000 hinga Rp. 100.000.000 per bulan, tetapi untuk pandemi saat ini pendapatan kita hanya berkisar Rp.50.000.000 sampai Rp. 60.000.000 per bulan,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pie Susu Khas Bali Kini Tersedia Di Respie Susu Bandarlampung

Bandarlampung - publiklampung.com --  Pie susu merupakan makanan khas Bali atau cemilan yang memiliki tekstur renyah di pinggir dan lembut di tengah, yang biasanya terbuat dari campuran susu dan telur. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Bali, Bagi masyarakat Lampung yang ingin juga merasakan sensasi nikmatnya pie susu, kini di Bandar Lampung sudah tersedia outlet pie susu dengan nama Respie Susu yang beralamat di Jalan Way Kandis, Gang Cempaka No. 8, Bandarlampung. Berawal dari hobi, Restiani Damayanti (25), selaku owner dari Respie Susu menyatakan jika ia memulai bisnis kulinernya sejak awal tahun 2015 silam. "Awalnya cuma motivasi aja, karena basic nya suka baking dan ingin jadi pengusaha. Lalu iseng aja awalnya, waktu kuliah coba untuk sambil jualan pie susu online. Ternyata alhamdulillah bisa diterima pasar dan bertahan sampai sekarang." Ujarnya, Rabu (3/2) Selain Pie Susu, Respie susu juga menyediakan menu lainnya seperti Brownies kukus, Tart, dan juga baked cheesepie. Dibandr...

UMITRA Indonesia Gandeng PMI Gelar Donor Darah

Donor Darah Umitra Indonesia 2019 BANDAR LAMPUNG (publiklampung.com) , Palang Merah Indonesia dan  Universitas MITRA Indonesia menggelar donor darah masal, Kamis (10/01). Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diharapkan dapat membantu sedikit permasalahan PMI dalam menyediakan pasokan stok darah salah satunya korban tsunami Lampung Selatan. Dalam acara donor darah, Universitas MITRA Indonesia mengambil lokasi di pelataran parkir UMITRA di Jl.ZA. Pagar Alam No.7 Gedung Meneng  Rajabasa Bandar Lampung sebagai spot donor darah kali ini. Tidak kurang sedikitnya lebih 50 kantong darah terkumpul pada event yang merupakan kegiatan rutin dari salah satu Organisasi Kemahasiswaan yaitu BEM dan MAPALA Universitas MITRA Indonesia. Presiden BEM UMITRA Indonesia, Adityo didampingi ketua Umum Mapala, Yohanes mengatakan minimnya ketersediaan bank darah di UPT PMI tiap harinya menjadi latar belakang acara kali ini berlangsung. "Ini sebenarnya kegiatan rutin kita dan  kami ingin men...

Liburan Natal Tahun Baru, Konsumsi Pertamax dan Pertalite di Tol Trans Sumatera Naik

  Palembang, 24 Desember 2020 - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), mencatat adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol Trans Sumatera di masa Satgas Nataru jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Dimasa Satgas Nataru 2020-2021, secara total, penjualan BBM mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 30,4% dibandingkan dengan konsumsi normal harian periode 1-15 Desember 2020. Peningkatan tersebut dipicu seiring dengan mulai banyak beroperasi nya sarana transportasi umum dan peningkatan aktivitas kendaraan pribadi jelang Natal dan Tahun Baru 2020-2021. Dimana berdasarkan data yang diberikan oleh PT. Hutama Karya sebagai pengelola jalan tol ruas Bakaheuni - Terbanggi Besar - Pematang Panggang, arus kendaraan yang melintas tol trans Sumatera naik 12,5% menjadi 28.806 kendaraan. Pertamina menjamin ketersediaan dan ketahanan stok BBM di sepanjang SPBU tol tran...
Terima Kasih Telah Berkunjung!